Apasih Kemuliaan Masjidil Aqsha Dalam Al-quran?

Masjidil Aqsha adalah salah satu masjid yang paling mulia dan penting bagi umat Islam. Masjid ini terletak di kota Yerusalem Timur, yang merupakan bagian dari wilayah Palestina yang saat ini masih berada di bawah pendudukan Israel. Masjidil Aqsha memiliki banyak kemuliaan yang terkait dengan sejarah, agama, dan politik Islam. Berikut adalah beberapa kemuliaan Masjidil Aqsha dalam Al-quran:

Masjidil Aqsha adalah kiblat pertama umat Islam

Sebelum Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menghadap ke arah Masjidil Haram di Mekkah, beliau dan para sahabatnya pernah menghadap ke arah Masjidil Aqsha selama 16 atau 17 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa Masjidil Aqsha adalah masjid yang dihormati dan dicintai oleh Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.

Kiblat adalah arah yang ditunjuk oleh Allah SWT untuk shalat. Kiblat adalah simbol kesatuan, ketaatan, dan kecintaan umat Islam kepada Allah SWT. Kiblat juga menunjukkan bahwa umat Islam adalah satu umat yang bersaudara, tanpa membedakan ras, suku, warna kulit, atau bahasa.

Mengapa Allah SWT memilih Masjidil Aqsha sebagai kiblat pertama umat Islam? Salah satu alasan yang mungkin adalah karena Masjidil Aqsha adalah masjid yang dibangun oleh Nabi Sulaiman AS, yang merupakan keturunan Nabi Ibrahim AS, yang juga merupakan bapak dari Nabi Ismail AS dan Nabi Ishaq AS. Nabi Ibrahim AS adalah nabi yang pertama kali menyembah Allah SWT dengan tulus dan ikhlas, dan diberi gelar “khalilullah” atau “kekasih Allah”. Nabi Ibrahim AS juga adalah nabi yang bersedia mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, untuk Allah SWT. Nabi Ismail AS adalah leluhur Nabi Muhammad SAW, sedangkan Nabi Ishaq AS adalah leluhur Nabi Isa AS. Dengan demikian, Masjidil Aqsha adalah masjid yang menghubungkan antara Nabi Muhammad SAW, Nabi Isa AS, dan Nabi Ibrahim AS, yang merupakan nabi-nabi yang diutus Allah SWT untuk membawa risalah tauhid dan syariat.

Allah SWT juga ingin menunjukkan kepada umat Islam bahwa mereka adalah pewaris dari para nabi dan rasul sebelumnya, yang telah mendapatkan petunjuk dan rahmat dari Allah SWT. Allah SWT juga ingin mengajarkan kepada umat Islam untuk menghormati dan mencintai semua nabi dan rasul, tanpa membeda-bedakan atau menentang mereka. Allah SWT juga ingin mengingatkan umat Islam tentang pentingnya wilayah Syam, yang merupakan tempat diutusnya banyak nabi dan rasul, termasuk Nabi Isa AS dan Nabi Daud AS.

Masjidil Aqsha adalah tempat terjadinya peristiwa Isra dan Miraj

Pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, Nabi Muhammad SAW diangkat oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dalam waktu yang sangat singkat. Di sana, beliau memimpin shalat bersama para nabi dan rasul lainnya. Kemudian, beliau dinaikkan ke langit untuk bertemu dengan Allah SWT dan menerima perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW dan bukti kecintaan Allah SWT kepada beliau. Peristiwa ini juga disebutkan dalam Al-quran surah Al-Isra ayat 1.

Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, sedangkan Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsha ke langit. Isra dan Miraj adalah dua peristiwa yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Isra dan Miraj adalah perjalanan rohani yang mengajarkan Nabi Muhammad SAW dan umat Islam tentang hakikat kehidupan, tujuan penciptaan, dan kedudukan manusia di sisi Allah SWT.

Isra dan Miraj adalah perjalanan yang penuh dengan hikmah dan pelajaran. Di antaranya adalah:

Masjidil Aqsha adalah salah satu masjid yang diberkahi oleh Allah SWT

Apasih Kemuliaan Masjidil Aqsha Dalam Al-quran?

Dalam Al-quran surah Al-Isra ayat 1, Allah SWT menyebutkan bahwa Masjidil Aqsha adalah masjid yang telah diberkahi sekelilingnya. Hal ini berarti bahwa wilayah di sekitar Masjidil Aqsha juga memiliki keutamaan dan keberkahan yang luar biasa. Wilayah ini adalah wilayah Syam, yang merupakan tempat diutusnya banyak nabi dan rasul, termasuk Nabi Isa AS dan Nabi Daud AS. Wilayah ini juga memiliki kesuburan, keindahan, dan kekayaan alam yang melimpah. Dalam Al-quran surah Al-Anbiya ayat 81, Allah SWT menyebutkan bahwa angin yang sangat kencang tiupannya berhembus dengan perintah Nabi Sulaiman AS ke arah wilayah yang diberkahi, yaitu wilayah Syam.

Wilayah Syam adalah wilayah yang luas, yang mencakup sebagian besar wilayah Palestina, Yordania, Lebanon, Suriah, dan sebagian Irak dan Turki. Wilayah ini memiliki banyak tempat-tempat bersejarah dan berkah, seperti:

Wilayah Syam adalah wilayah yang diberkahi oleh Allah SWT, tetapi juga diuji dengan berbagai cobaan dan fitnah. Wilayah ini sering menjadi sasaran dari penjajahan, perang, dan konflik oleh berbagai kekuatan asing dan lokal, yang ingin menguasai dan menghancurkan warisan Islam di sana. Wilayah ini juga menjadi tempat dari banyak peristiwa akhir zaman, seperti munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa AS, dan peperangan antara umat Islam dan kaum Yahudi.

Masjidil Aqsha adalah salah satu masjid yang harus dijaga dan diperjuangkan oleh umat Islam

Masjid ini adalah warisan berharga dari Nabi Muhammad SAW dan para nabi dan rasul sebelumnya. Masjid ini juga merupakan simbol keimanan, kebanggaan, dan kehormatan umat Islam. Masjid ini tidak boleh dikotori, dirusak, atau direbut oleh siapa pun yang ingin menghapus jejak Islam dari bumi. Umat Islam harus bersatu dan berjuang untuk membebaskan Masjidil Aqsha dan Palestina dari penjajahan dan penindasan. Umat Islam juga harus berdoa dan berdzikir untuk Masjidil Aqsha dan Palestina agar Allah SWT memberikan kemenangan, keamanan, dan kedamaian kepada mereka.

Masjidil Aqsha adalah masjid yang memiliki banyak hak dan kewajiban bagi umat Islam. Di antaranya adalah:

Hak untuk beribadah dan berkunjung ke Masjidil Aqsha

Allah SWT berfirman dalam Al-quran surah Al-Hajj ayat 40: “Sesungguhnya Allah akan mempertahankan (agama) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari (janji). (Dengan mempertahankan agama itu) diserahkan kepada mereka (orang-orang yang beriman) masjid-masjid Allah, supaya disebut nama-Nya di dalamnya dengan melaksanakan shalat di waktu-waktu yang telah ditentukan. Sesungguhnya tidak ada yang dapat menghalangi masjid-masjid Allah, melainkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.”

Kewajiban untuk menjaga dan merawat Masjidil Aqsha

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidaklah berangkat dalam perjalanan (haji) kecuali ke tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha.” (HR. Bukhari dan Muslim). Nabi Muhammad SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang membersihkan Masjidil Aqsha, maka Allah akan memberinya rumah di surga.” (HR. Ahmad dan Hakim).

Kewajiban untuk membela dan memerdekakan Masjidil Aqsha

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tidaklah akan terjadi kiamat sehingga kaum Muslimin berperang melawan kaum Yahudi. Kaum Muslimin akan membunuh mereka, sehingga apabila seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, maka batu dan pohon itu akan berkata: ‘Hai Muslim, hai hamba Allah, di sini ada Yahudi, marilah membunuhnya’, kecuali pohon gharqad, karena sesungguhnya ia adalah salah satu pohon Yahudi.” (HR. Bukhari dan Muslim). Nabi Muhammad SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang mati syahid di jalan Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya, kecuali hutang. Dan barangsiapa yang mati syahid di jalan membebaskan Baitul Maqdis, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan hutangnya.” (HR. Ahmad dan Hakim).

Demikian artikel dengan judul “Apasih Kemuliaan Masjidil Aqsha Dalam Al-quran?”. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita tentang masjid yang sangat mulia ini. Aamiin.

Ayo, berpartisipasi dalam campaign ini dan bersama-sama kita mendukung Palestina! Klik di sini untuk berpartisipasi.

 

Baca Juga:

Palestina Menang, Kiamat Datang, Benerankah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *